Dilaksanakannya ARTJOG MMXXI: Arts in Common – Time (to) Wonder seri dua.

Tulisan ini pertama kali terbit di lpmpressisi.com

Pameran seni kontemporer “Artjog” adalah pameran seni yang diadakan setiap tahunnya pada kisaran Bulan Mei. Juni, atau Juli di Kota Yogyakarta. Pameran yang dibentuk oleh Heri Pemad ini memiliki banyak peminat dan tidak pernah sepi oleh pengunjung. Artjog menyajikan pameran yang terkesan unik dengan tema yang berbeda di tiap tahunnya, ruang pada pameran Artjog adalah representatif dari tema itu sendiri. Ada banyak jenis karya seni dengan berbagai rupa dan dimensi yang dipilih dengan begitu selekif oleh pihak manajemen. Selain pameran karya seni rupa, ada juga tampilan performance art. Pertunjukan yang ditampilkan berupa tarian, teater, band, dan lain-lain. Namun, Artjog yang begitu ditunggu oleh pecinta seni, kolektor seni, dan juga masyarakat awam, memilih untuk menunda penyelenggaraan pameran yang seharusnya dilakukan pada tahun 2020 kemarin akibat adanya pandemi. Hal itu menjadi penghambat untuk melakukan kegiatan di luar ruangan, juga adanya peraturan yang melarang kerumunan berskala besar.

Setelah sempat tertunda karena adanya pandemi, pameran seni Artjog akhirnya dapat dilaksanakan pada tanggal 8 Juli-31 Agustus 2021 dan berlokasi di Jogja National Museum dengan format daring atau online karena adanya penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM darurat). Artjog MMXXI membawa tema Time (to) Wonder, mengenai waktu dalam artian yang lebih luas dan melalui mata para seniman. Ada 41 seniman yang turut serta dalam pameran ini, baik itu individu atau kelompok. Pembukaan resmi Artjog MMXXI: Arts in Common – Time (to) Wonder dilakukan oleh Sandiaga Salahuddin Uno, yaitu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada tanggal 8 Juli 2021.

 

Pembukaan Artjog MMXXI: Arts in Common – Time (to) Wonder oleh Sandiaga Uno (sumber: instagram.com/artjog.id)

 

Artjog MMXXI: Arts in Common – Time (to) Wonder (sumber: instagram.com/artjog.id)

Tidak hanya pameran karya seni rupa yang beragam, Artjog MMXXI: Arts in Common – Time (to) Wonder juga menampilkan seni pertunjukan yang sebelumnya sempat ditiadakan. Dengan situasi di tengah pandemi, produksi pertunjukan mengalami perubahan signifikan seperti strategi pengelolaan penonton dan relokasi panggung pertunjukan. Program Artjog Daily Performance ini akan menghadirkan 20 pertunjukkan yang akan memeriahkan penyelenggaraan Artjog.

Daily Performance (7/8) – Sedhut Senut (sumber: instagram.com/artjog.id)

Dilaksanakannya Artjog MMXXI: Arts in Common – Time (to) Wonder di tengah pandemi tidak menurunkan rasa antusias para penikmat seni. Dengan hadirnya pameran seni kontemporer ini juga menambah pengetahuan melalui fasilitas berbincang langsung dengan para seniman yang telibat dalam pameran, dan mengetahui konsep dan konteks karya yang ditampilkan hingga proses penyelenggaraan melalui program Exhibition Tour. Kemudian, adanya Daily Performance  menampilkan pertunjukan-pertunjukan kreatif yang sangat menghibur. Diharapkan dengan adanya pameran seni kontemporer ini dapat menambah semangat untuk terus menghasilkan karya.

 

 

Teks: Rifdah Fadia / Anggota Presisi angkatan 10.